adajabar.com – Bangun tidur, ngaca sebentar, lalu tiba-tiba muncul “tamu tak diundang” di wajah: jerawat merah yang nyolot banget di tengah dahi atau dekat hidung. Rasanya ingin langsung dipencet saat itu juga, kan?
Banyak orang mengira memencet jerawat adalah cara tercepat supaya benjolan cepat hilang. Padahal, kulit tidak bekerja sesimpel itu.
Alih-alih membaik, jerawat yang dipencet sembarangan justru bisa makin meradang. Tangan dan kuku yang tidak bersih dapat membawa bakteri masuk ke kulit sehingga memicu infeksi. Selain itu, tekanan saat memencet juga bisa merusak jaringan kulit dan meninggalkan bekas hitam atau bopeng yang sulit hilang.
Dokter kulit pun sering mengingatkan bahwa memencet jerawat sebaiknya bukan jadi kebiasaan. Terutama untuk jerawat merah atau jerawat batu yang sedang meradang karena risikonya lebih besar.
Daripada dipencet, jerawat lebih aman dirawat dengan cara yang tepat. Misalnya memakai obat totol jerawat, rutin membersihkan wajah, dan menghindari menyentuh area jerawat terlalu sering.
Memencet jerawat memang terasa memuaskan sesaat, tetapi efeknya bisa bertahan jauh lebih lama di kulit wajah.











