Diduga Kebocoran Gas di PT Vopak Merak, Warga Cikuasa Cilegon Panik dan Alami Mual

dok.Ist

Cilegon, adajabar.com – Kepulan asap tebal berwarna kuning kecoklatan yang diduga berasal dari kebocoran gas di pabrik penyimpanan bahan kimia PT Vopak Terminal Merak membuat warga Lingkungan Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, panik pada Sabtu (31/1/2026).

Asap muncul secara tiba-tiba sekitar pukul 14.00 WIB dan disertai bau menyengat yang menyebar hingga ke kawasan permukiman warga. Peristiwa tersebut langsung memicu kepanikan karena lokasi pabrik berdekatan dengan rumah penduduk.

Akibat kejadian itu, sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan seperti pusing, mual, hingga muntah. Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas Pulomerak untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu warga RT 1 RW 1 Cikuasa, Wawan, mengatakan kepulan asap pertama kali terlihat membumbung dari area pabrik saat aktivitas industri berlangsung. Ia mengaku langsung merekam kejadian tersebut karena khawatir akan dampak lanjutan bagi keselamatan warga.

“Kejadian itu ada kepulan asap. Saya dari masyarakat Cikuasa RT 1 RW 1 sekitar jam 14.00 ada kepulan asap dari perusahaan PT Vopak dan kami merasa was-was. Dampaknya sebagian warga ada yang mual, ada yang muntah-muntah, sekarang lagi di puskesmas,” ujar Wawan, dikutip dari ANTARA.

Warga sempat menghubungi aparat lingkungan setempat untuk meminta penjelasan. Setelah dilakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan, diketahui bahwa kepulan asap tersebut berasal dari bahan dasar oli yang mengalami kebocoran saat proses blowing di area penyimpanan.

Meski demikian, warga masih merasa khawatir terhadap potensi bahaya lanjutan, mengingat bau menyengat sempat bertahan cukup lama di udara sekitar permukiman.

Untuk memastikan penyebab pasti kejadian serta menjamin keamanan lingkungan, pihak kepolisian dari Polres Cilegon masih melakukan penyelidikan. Aparat juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan tidak ada dampak lanjutan terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan sekitar kawasan industri tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari manajemen PT Vopak Terminal Merak terkait evaluasi keamanan operasional pascakejadian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *