Polandia, adajabar.com – Indonesia kembali menunjukkan dominasinya dalam nomor speed panjat tebing dunia. Dua atlet andalannya, Raharjati Nursamsa dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses menyabet medali emas di ajang IFSC Climbing World Cup 2025 yang digelar di Krakow, Polandia, Minggu (15/6/2025).
Raharjati Kembali ke Puncak, Taklukkan Rekan Senegara
Raharjati tampil luar biasa di final speed putra, mempersembahkan emas usai mengalahkan kompatriotnya sendiri, Kiromal Katibin, dalam duel ketat. Dengan catatan waktu 4,73 detik, Raharjati unggul tipis dan memperlihatkan konsistensinya sebagai salah satu pemanjat tercepat dunia.
“Saya sangat senang bisa kembali meraih emas setelah dua tahun. Fokus saya hanya satu: memanjat secepat mungkin tanpa memikirkan tekanan,” ujar Raharjati usai pertandingan.
Medali perak pun tetap menjadi milik Indonesia lewat Kiromal Katibin, sementara posisi ketiga diamankan atlet Jepang, Ryo Omasa, dengan waktu 5,48 detik, setelah mengalahkan Zach Hammer (AS) di babak perebutan perunggu.
Desak Made Rita Pertegas Dominasi di Nomor Putri
Di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi mempersembahkan emas kedua bagi Indonesia. Ia menaklukkan Emma Hunt dari Amerika Serikat di babak final dengan waktu 6,27 detik, unggul jauh dari lawannya yang membukukan waktu 7,56 detik.
Sementara itu, medali perunggu diraih tuan rumah Aleksandra Miroslaw, yang mencatatkan waktu 6,36 detik usai mengalahkan kompatriotnya Natalia Kalucka.
Prestasi ini melanjutkan tren positif Desak dalam beberapa seri Piala Dunia sebelumnya, sekaligus memperkuat posisinya di jajaran atlet papan atas speed climbing internasional.
FPTI: Bukti Konsistensi Indonesia di Level Dunia
Menanggapi pencapaian tersebut, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Wahyu Pristiawan Buntoro, menyatakan kebanggaan atas kerja keras seluruh tim, mulai dari atlet hingga pelatih.
“Dua emas dan satu perak adalah hasil luar biasa yang mencerminkan konsistensi Indonesia sebagai kekuatan utama di nomor speed dunia. Kami optimistis menghadapi seri-seri berikutnya,” ujarnya.
Langkah Menuju Olimpiade dan Kejuaraan Dunia
Dengan hasil gemilang di Krakow, Indonesia semakin diperhitungkan di panggung internasional menjelang kejuaraan-kejuaraan penting lain, termasuk Kualifikasi Olimpiade dan IFSC World Championship 2025 mendatang. FPTI menargetkan agar prestasi ini tidak hanya berulang, tetapi meningkat dengan regenerasi atlet dan peningkatan fasilitas latihan. (dbs)











