Merah Putih One For All Resmi Lulus Sensor LSF

Merah Putih: One For All (Foto: Perfiki Kreasindo)

Jakarta, adajabar.com — Kabar gembira datang bagi para penggemar animasi Tanah Air. Film animasi Merah Putih One For All produksi Perfiki Kreasindo resmi dinyatakan bebas dari pelanggaran kriteria sensor oleh Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia.

Ketua LSF, Naswardi, mengungkapkan bahwa hasil penilaian dan penelitian yang dilakukan oleh kelompok penyensoran tidak menemukan adanya pelanggaran terhadap kaidah yang menjadi standar lembaga tersebut.

“Berdasarkan hasil penilaian dan penelitian yang dilakukan oleh kelompok penyensoran, film ini tidak ada kaidah kriteria yang dilanggar. Artinya semua kriteria dalam proses penilaian terpenuhi,” jelas Naswardi di Jakarta, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (14/8/2025).

Dengan demikian, film Merah Putih One For All mendapatkan Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) dengan klasifikasi Semua Umur (SU). Surat ini resmi diterbitkan pada 5 Juli 2025, yang berarti film tersebut dapat diputar di seluruh jaringan bioskop Indonesia tanpa batasan usia penonton.

Film ini diharapkan menjadi salah satu karya animasi lokal yang mampu memberikan tontonan edukatif sekaligus menghibur. Dengan mengangkat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan, Merah Putih One For All dinilai dapat menjadi alternatif tontonan positif bagi keluarga.

Pihak Perfiki Kreasindo belum mengumumkan secara resmi jadwal tayang perdana, namun antusiasme publik mulai terlihat di media sosial, terutama dari para pemerhati film nasional dan pecinta animasi.

Dengan lulus sensor tanpa catatan, film ini memiliki peluang besar untuk diterima oleh berbagai kalangan dan memperkuat industri animasi Indonesia di mata penonton domestik maupun internasional. (dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *