Satgas Damai Cartenz Hadirkan Kehangatan bagi Anak Panti Asuhan di Keerom

Satgas Damai Cartenz 2026

Papua, adajabar.com – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Keerom, Papua. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, personel Satgas juga hadir membawa semangat kebersamaan dan kepedulian bagi anak-anak di panti asuhan.

Kegiatan bakti sosial yang digelar pada Rabu (3/6/2026) tersebut menyasar dua panti asuhan, yakni Panti Asuhan Muhammadiyah Arso X dan Panti Asuhan Shalom Arso VIII. Kehadiran para personel disambut hangat oleh anak-anak yang tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan.

Di Panti Asuhan Shalom Arso VIII, suasana penuh keakraban terlihat saat personel Satgas bermain dan berinteraksi langsung dengan anak-anak. Berbagai permainan sederhana menghadirkan tawa dan keceriaan yang membuat suasana semakin hangat.

Anak-anak yang berasal dari sejumlah wilayah di Papua, seperti Korowai, perbatasan Keerom, hingga Pegunungan Bintang, juga berkesempatan berbagi cerita tentang kehidupan dan cita-cita mereka. Momen tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

Selain membangun kebersamaan, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 turut menyerahkan bantuan sosial kepada pengelola panti asuhan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang berada dalam pembinaan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, mengatakan kegiatan sosial merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara secara lebih dekat kepada masyarakat Papua, khususnya generasi muda.

Menurutnya, anak-anak Papua merupakan aset bangsa yang perlu mendapatkan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk berkembang demi masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak Papua adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga dan dukung bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga melalui perhatian, kepedulian, dan kasih sayang kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi di Papua.

Ia berharap kehadiran personel di tengah masyarakat dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, mengejar cita-cita, serta menjadi generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bagi daerahnya.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi gambaran bahwa upaya menciptakan Papua yang aman dan damai tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pembangunan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *