Jakarta, adajabar.com – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum-Ciliwung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Satuan kerja di bawah Kementerian Kehutanan tersebut meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang PDASRH Award 2025.
Dalam ajang itu, BPDAS Citarum-Ciliwung dinobatkan sebagai Terbaik Ke-1 Pelaporan Kejadian Banjir dan Tanah Longsor Teresponsif Tahun 2025. Selain itu, lembaga ini juga meraih predikat Terbaik Ke-1 Pelaksana Monitoring SPAS/Tata Air Terbaik Tahun 2025, serta Terbaik Ke-3 Pengelolaan Media Sosial Terinformatif Tahun 2025.
Capaian tersebut menjadi indikator konsistensi BPDAS Citarum-Ciliwung dalam membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam pengelolaan daerah aliran sungai dan rehabilitasi hutan.
Kepala BPDAS Citarum-Ciliwung, Heru Permana, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja kolektif seluruh jajaran pegawai yang terus berupaya meningkatkan kualitas kinerja, manajemen sumber daya manusia, serta pengelolaan keuangan negara secara tertib administrasi.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras bersama. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan dedikasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan lingkungan,” ujar Heru.
Ia menegaskan, penguatan kapasitas aparatur, peningkatan disiplin, serta pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien menjadi kunci dalam mempertahankan kepercayaan publik dan pemerintah pusat.
PDASRH Award merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Kehutanan kepada unit kerja yang menunjukkan kinerja unggul dalam pengelolaan daerah aliran sungai dan rehabilitasi hutan. Proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari manajemen organisasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga tata kelola keuangan dan aset negara.
Dengan raihan tiga penghargaan tersebut, BPDAS Citarum-Ciliwung diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan standar kinerja yang telah dicapai. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen lembaga dalam mendukung pelestarian daerah aliran sungai dan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah kerjanya.
Pengakuan di tingkat nasional ini juga memperkuat posisi BPDAS Citarum-Ciliwung sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam aspek teknis rehabilitasi dan konservasi, tetapi juga dalam tata kelola kelembagaan yang berintegritas serta berorientasi pada pelayanan publik. (red)











